Pertempuran Medan Area

Berawal dari mendaratanya pasukan Sekutu yang diboncengi NICA di bawah pimpinan Brigadir Jenderal T.E.D. Kelly di Sumatera Utara pada tanggal 9 November 1945. Mereka disambut baik oleh peerintah RI di Sumatera Utara. Tetapi ternyata sabutan baik tersebut tidak dibalas dengan baik pula. Puncaknya pada tanggal 18 Oktober 1945, Brigadir Jenderal T.E.D. Kelly mengeluarkan ultimatum yang isinya tentang agar para pemuda menyerahkan senjata mereka kepada sekutu.
Pada tanggal 1 Desember 1945, pihak Sekutu-Inggris memasang papan pengumunan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di daerah pinggiran kota. Sekutu dan NICA berusaha menghancurkan unsure-unsur RI. Bahkan pada tanggal 10 Desember 1945 mereka berusaha mengahncurkan konsentrasi TKR di Trepes. Gubernur, Markas Besar Divisi TKR dan Walikota pindah ke Pematang Siantar. Inggrispun akhirnya menduduki kota Medan.
Pada tanggal 10 Agustus 1946, diadakan pertemuan antara para komando di Tebing Tinggi untuk membicarakan masalah penyelamatan kota Medan dari Sekutu- NICA. Dalam pertemuan tersebut disepakati terbentuknya Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Terdiri dari empat sector, tiap sector terdiri dari empat subsector. Dan tiap sector berkekuatan satu Batalyon. Markas Komando Resimen bertempat di Sudi Mengerti, Trepes. Merekalah yang akan meneruskan perjuanagn di Medan Area  
Sumber :
Badrika, wayan I. 2006. Sejarah untuk SMA Kelas XII. Jakarta: Penerbit Erlangga


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar